Tips Mengajar Di Masa Pandemi

Tips Mengajar Di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 menyadarkan bahwa peran guru untuk mengajar tatap muka masih begitu diperlukan oleh siswa Indonesia. Interaksi guru dan murid melalui perantara smartphone dinilai belum bisa sepenuhnya berjalan efektif.

Mau tidak mau guru harus bisa mencari inovasi baru agar siswa mudah dalam memahami materi yang disampaikan secara daring. Dan juga guru harus mencari cara agar siswa tidak merasa tertekan oleh tugas-tugas yang diberikan.

Berikut ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh guru agar kegiatan belajar daring menjadi lebih efektif :

 

1.      Project Based Learning

Dalam sistem project based learning ini bisa dikaitkan dengan pembagian kelompok kecil. Sehingga siswa mampu bekerja sama dengan teman satu kelompoknya. Namun dengan situasi yang tidak mendukung untuk bertemu langsung maka dapat dilakukan dengan cara lain seperti membuat bahan untuk presentasi atau membuat laporan diskusi kelompok.

 

2.      Beri Label Positif

Memberikan label positif bisa juga dilakukan di saat kelas online. Contoh saat ada siswa yang menjawab pertanyaan yang diberikan atau ada kelompok yang selesai presentasi guru bisa menggunakan label positif, seperti panggilan si cerdas, kelompok brilian, kelas hebat, anak inovatif dan sebagainya. Label positif akan menjadi motivasi bagi tumbuh dan berkembang rasa percaya diri siswa.

 

3.      Bekerja sama dengan orang tua siswa

Komunikasi antara guru dengan orang tua siswa mempunyai peran yang sangat penting. Tak sedikit siswa yang tertinggal atau bahkan tidak bisa mengikuti kelas daring. Maka dari itu guru harus bekerja sama dengan orang tua siswa untuk menyampaikan materi kepada siswa dan mengawasi siswa saat belajar.

 

4.      Saling kerja sama dengan sesama guru

Guru bisa memasuki kelas yang diajar guru lain saat melakukan virtual class. Sehingga guru bisa mengoreksi cara mengajar guru yang lain. Inilah yang bisa membantu guru agar bisa mengetahui apa yang perlu dikembangkan dalam cara mengajarnya. Selain itu, metode seperti ini bisa membuat guru bisa menyampaikan materi dengan inovasi baru di kelasnya.

 

5.      Belajar menggunakan video animasi atau musik

Dengan video Animasi, peristiwa kompleks serta perlu penjelasan detil bisa disampaikan dengan jelas dan mudah dipahami. Contohnya bagaimana bencana alam dapat terjadi, sistem tubuh manusia, hingga bagaimana sebuah mesin dapat beroperasi. Video Animasi bisa menggambarkan objek yang tidak bisa dilihat oleh mata, seperti Ion, Molekul, Mikro Organisme, dll.

Menurut penelitian, belajar menggunakan musik apalagi musik klasik dapat mengembangkan fungsi kerja otak. Tentunya hal ini sangat bermanfaat apabila diterapkan dalam virtual class.

Dengan tips diatas, Ayo Bapak Ibu Guru, terus belajar dan berkembang agar tetap bisa menjadi pengajar dan panutan anak didik kita. Untuk memudahkan siswa dalam belajar, Bapak Ibu Guru juga bisa menguploud materi di website sekolah. Sehingga siswa dapat belajar dimanapun dan kapanpun karena materi dapat didownload dari hp ataupun laptop.